For Me, Hope is a Dream that Never Sleeps. I’ll Keep Smiling to Ease My Heart.


Showing posts with label My Mind. Show all posts
Showing posts with label My Mind. Show all posts

Sunday, December 11, 2011

Sumber Energi

Sumber energi adalah suatu yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Tanpa energi manusia tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya. Pelajaran tentang sumber energi mungkin sudah kita terima sejak kita duduk di sekolah dasar. Sebelum masuk terlalu jauh dalam hal energi, saya ingin mengingat-ingat pelajaran yang dulu pernah saya terima saat sekolah, sambil ngecek apakah file bab ini masih tersimpan dalam memori saya he2...

Secara umum, sumber energi dibagi dalam 2 kelompok yaitu sumber energi tak terbarukan dan sumber energi terbarukan.Sumber energi tak terbarukan, yang merupakan sumber energi yang suatu saat akan habis, meliputi sumber energi fosil antara lain minyak bumi, batubara dan gas alam. Sedangkan sumber energi terbarukan antara lain berasal dari biomassa, sinar matahari, air, angin, panas bumi dll. Penggunaan sumber energi terbarukan sebenarnya lebih menguntungkan karena lebih ramah lingkungan dan yang paling penting bisa diregenerasi, tidak akan habis. Tetapi sampai saat ini pengembangan teknologi sumber energi terbarukan, yang sering disebut dengan energi alternatif ini kelihatannya masih tersendat. Mungkin hal ini juga disebabkan karena masih tersedianya sumber energi fosil yang terlebih dulu dikembangkan dan sudah "proven" teknologinya, sehingga manusia masih merasa dalam zona aman dalam hal penyediaan energinya. 

Saat ini, minyak bumi masih menjadi primadona sumber energi di dunia, karena teknologi pengolahannya  yang sudah mudah dan bentuknya yang dalam fase cair relatif kompatibel untuk peralatan/mesin-mesin yang sudah ada sekarang. Kawasan Timur Tengah merupakan penghasil minyak bumi terbesar di dunia (dan mungkin karena inilah sering terjadi konflik kepentingan negara adikuasa di Timur Tengah, eh malah nyinggung masalah politik...ho2). Berdasarkan perkiraan, cadangan minyak dunia hanya cukup untuk beberapa puluh tahun ke depan. Hmm terus bagaimana kondisi dunia saat minyak sudah habis dan pengembangan energi alternatif masih  saja jalan di tempat???

Sumber energi fosil yang lain, yaitu batubara mulai dilirik untuk menggantikan posisi minyak bumi. Hal ini memang beralasan, karena cadangan batubara yang masih banyak dan lebih banyak negara yang memiliki cadangan batubara. Indonesia sendiri termasuk negara yang memiliki cadangan batubara terbesar ke 6 di dunia setelah RRC, AS, India, Australia dan Rusia (data International Energy Agency 2009). Sesuatu yang patut disyukuri..... Saat ini banyak dikembangkan teknologi pemanfaatan batubara, seperti pencairan batubara, gasifikasi batubara dan teknologi upgrading batubara lainnya.

Sumber energi terbarukan yang sedang gencar dikembangkan antara lain energi dari biomass, panas bumi dan sinar matahari. Teknologi pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi antara lain teknologi biodisel, bioetanol, termasuk teknologi gasifikasi biomassa. Teknologi energi panas bumi termasuk salah satu program prioritas dari pemerintah Indonesia selain pembangunan PLTU 10.000 MW, mengingat sumber energi panas bumi juga melimpah di Indonesia (berharap semoga tidak ada lagi cerita pemadaman listrik dan desa tanpa listrik he2....). Sedangkan untuk tenaga matahari sepertinya masih terbentur pada teknologinya yang relatif masih mahal. Padahal sumber energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbesar apalagi untuk negara seperti Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa, dimana matahari selalu bersinar sepanjang tahun.

Masih banyak R & D yang dibutuhkan dan harus terus dilakukan agar diperoleh teknologi energi yang ramah lingkungan, dapat diperbarui dan tentunya juga harus ekonomis. Tuhan telah memberikan modal yang begitu besar bagi manusia, baik itu akal maupun sumber daya alam, tinggal memadukan keduanya untuk tujuan yang positif dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Sesuatu yang diciptakan Tuhan itu pasti tidak ada yang sia-sia, semua bermanfaat dan bisa dimanfaatkan.....PASTI BISA!!!!

Monday, October 31, 2011

"Mimpi itu masih ada"

Ku kira mimpi itu sudah hilang, tak berbekas...
Ataukah mimpi itu hanya tertidur sementara ?? 
Sepertinya sudah lama aku mati rasa 
Tidak ada lagi harapan
Mimpi yang aku bangun sejak sekolah
Yang membuat aku begitu terobsesi 
   
Ternyata hari ini aku merasakannya lagi
Ada perasaan itu, yang dulu pernah aku rasa saat itu...
Meskipun hanya bertemu salah satu kepingan kecilnya
Mimpi itu masih ada
   
Apakah bisa aku mewujudkannya???
Tuhanlah yang menentukan dan mengaturnya, percayalah
Bermimpilah selagi kau masih hidup
Tapi tetap harus realistis...
Mimpi itu adalah penyemangat
Yang membuat hidupmu lebih hidup
Tanpa mimpi kita bukan apa-apa
     
Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi kita
Terima kasih Tuhan karena ternyata mimpi itu masih ada.....

Thursday, October 13, 2011

"About Energy"

Energi adalah salah satu aspek vital dalam kehidupan. Semua kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan dilakukan dengan energi. Apalagi di era modernisasi seperti saat ini, semua serba mesin dan otomatis. Semua itu tidak terlepas dari peran energi. Berdasarkan penggunaannya energi dapat dibagi menjadi : energi untuk kebutuhan rumah tangga, energi untuk kebutuhan industri, energi untuk transportasi. Kebutuhan energi diperkirakan meningkat 3,6 % per tahun. Saat ini pemenuhan kebutuhan energi didominasi oleh bahan bakar fosil terutama minyak bumi. Seperti diketahui, sumber energi fosil yang merupakan sumber energi tak terbarukan sangat terbatas cadangannya dan suatu saat nanti akan habis jika digunakan terus menerus. Oleh karena itu perlu dikembangkan sumber energi alternatif, yang merupakan sumber energi terbarukan (renewable energy). Saat ini  telah banyak dikembangkan renewable energy antara lain energi dari biomassa (Bahan Bakar Nabati generasi 1-3), tenaga angin (wind energy), tenaga surya (solar cell), mikrohidro, panas bumi (geotermal) dan juga dikembangkan beberapa sistem hibrid (campuran 2 / lebih sumber energi).
Tapi ada beberapa kendala yang harus dihadapi dalam pengembangan energi alternatif antara lain masalah teknologi dan peralatan. Selama ini kita lebih banyak meng-adopt teknologi dari luar negeri, dengan resiko salah satunya adalah konstruksi plant & peralatan yang tidak murah dan kompleks. Proses alih teknologi pun kadang terhambat karena keterbatasan-keterbatasan yang sudah biasa terjadi di negara tercinta ini (huft...coba kalau dana-dana rakyat tidak dikorupsi.....). Ditambah lagi bidang riset dan teknologi kurang menjadi prioritas di negara ini, pemerintah terlalu menyibukkan diri dengan kehidupan politiknya sendiri, lupa dengan tugas serta visi & misi awalnya untuk memajukan kehidupan bangsa dan negara.
Selain itu kebijakan pemerintah yang mendukung untuk pengembangan sumber energi alternatif sangat dibutuhkan, seperti adanya mandatory dari pemerintah tentang penggunaan energi alternatif. Insentif dari pemerintah kepada perusahaan pengembang energi alternatif juga diperlukan untuk pengembangan energi alternatif yang relatif baru ini. Salah satu contoh adalah kasus untuk penggunaan blending biodisel (biosolar) yang untuk saat ini tersendat-sendat. Disini para pengusaha biodisel menderita kerugian karena tidak adanya insentif dan kebijakan pendukung dari pemerintah. Mereka harus menjual biodisel dengan harga yang rendah kepada Pertamina. Harusnya pemerintah mengeluarkan kebijakan harga yang tidak merugikan pihak pengusaha.
Pada tahun 2006 telah dikeluarkan kebijakan energi nasional (Inpres no 5 th 2006) tentang bauran energi nasional tahun 2025 (energy mix 2025) untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi. Pada tahun 2025 tersebut, Batubara akan menjadi penyumbang kebutuhan energi nasional yaitu sebanyak 33% dari total kebutuhan, yang kemudian diikuti oleh Gas, dan Oil. Renewable Energy hanya mengambil porsi 17% saja dari kebutuhan dalam negeri, yang masing-masing disumbang oleh:
1. Biofuel : 5%
2. Geothermal: 5%
3. Biomass, Nuklir, Hidro, Solar dan Energi angin : 5%
4. Coal Liquefaction.

Kalau perkembangan energi alternatif masih seperti saat ini, sepertinya kebijakan itu tinggal kebijakan saja, tidak bisa terwujud. Bukannya pesimis, justru karena itulah mulai saat ini harus segera bangkit untuk benar-benar bisa mewujudkannya. Dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan, bukan hanya berupa kebijakan-kebijakan yang tidak terlaksana tapi juga harus ada action-nya dan juga pendukungnya agar benar-benar bisa terwujud. Apakah kita harus terlebih dulu mengalami embargo seperti Afrika Selatan. ?? Karena embargo, Afrika Selatan yang tidak memiliki cadangan minyak bumi, hanya punya cadangan batubara berupaya habis-habisan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dari sumber daya yang dia miliki yaitu batubara. Akhirnya mereka berhasil  mengaplikasikan teknologi membuat bahan bakar minyak dari batubara (teknologi ini bukanlah teknologi yang murah, tapi mau tidak mau mereka terdesak oleh keadaan). Teknologi yang dikembangkan Sasol tersebut saat ini menjadi salah satu teknologi CTL (Coal to Liquid) komersial yang berhasil di dunia (kereeennn.......).

Segala sesuatu itu kadang bisa terwujud saat kita benar-benar terdesak oleh keadaan, saat tidak ada pilihan lain. Indonesia adalaha negara kaya, punya segala sumber daya yang berlimpah...tapi semoga keberlimpahan tersebut tidak akan melenakan kita dalam tidur panjang.

Sumber :
BPPT-Outlook Energi Indonesia 2010, Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Energi BPPT 
http://don85.wordpress.com/2007/09/26/indonesia-national-energy-policy-2025/